oleh

600 Peserta Harlah NU ke-96 di Kebumen Diminta Menguatkan NKRI dan Aswaja NU

Memperingati 96 tahun kelahiran jam’iyyah Nahdlatul Ulama dalam perhitungan tahun Hijriyah, PCNU Kebumen gelar Istighosah Kubro yang diikuti sedikitnya 600 peserta yang terdiri dari MWCNU dan Ranting NU di Kabupaten Kebumen. Selain itu juga dihadiri para tokoh agama dan unsur pemerintahan Kabupaten Kebumen. Kegiatan dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen, Jum’at,  22 Maret 2019 yang dimulai dari 19.30 sampai 24.00.

“Istighosah Kubro ini juga diikuti sedikitnya 21 tokoh agama dan unsur pemerintahan Kabupaten Kebumen,” kata ketua panitia yang juga ketua Tanfidziah PCNU Kebumen Drs. KH. Dawamudin Masdar, M.Ag, Jumat, (22/03/2019)

Dalam Harlah ke – 96 NU ini, tausiyah diisi oleh Rois Syuriah PCNU Kebumen yang juga pengasuh pesantren pertama di Indonesia sekaligus induk pesantren-pesantren yang ada di Kebumen PP. Alkahfi Somalangu, KH. Afifudin Chanif Alhasani. Rois Syuriah PCNU ini menyampaikan warga NU Kebumen patut bersyukur.

Lebih lanjut disampaikan mursyid Tarekat Syadiliah Alkahfi Somalangu Kebumen ini, rasa syukur diantaranya melihat seluruh MWCNU dan Ranting NU se-Kabupaten Kebumen bisa bersama pemerintah daerah melaksanakan harlah NU ke-96. Dijelaskan, hal itu juga melihat, Bupati Kebumen menurutnya salah satu putra terbaik Nahdlatul Ulama (NU).

“Semoga dengan Harlah NU ke 96 tahun ini, kita semakin kuat untuk mempertahankan keutuhan NKRI dan tegaknya ajaran Islam Ahlussunnah Waljama’ah di bumi Indonesia yang kita cintai ini. Amin,” harap pengasuh pesantren tertua di Asia Tenggara ini.

Diketahui, kegiatan Harlah ke- 96 dalam rangkaian kegiatannya dimulai dengan pembukaan oleh KH. Bakhri Asy’ari, dilanjutkan pembacaan ayat suci Quran, kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hubbul Wathan. Berikutnya sambutan panitia PCNU Kebumen, tausiyah, istighosah, tahlil dan sholawat Asyghil, dan ditutup dengan do’a.

 

Komentar

News Feed