oleh

Wisata Muslim ke Korea Selatan Sungguh Menyenangkan

Korea Selatan jelas bukan destinasi wisata mainstream. Stigma negatif melekat pada Korea yang masih menganut dan menjalankan paham komunis. Namun, ini juga yang menjadi daya tarik untuk berwisata ke Korea Selatan.

Adeline Travel bersama dengan Cahaya Berkah Travel yang berada dinaungan My Halal Trip Indonesia (MHTI) ,sudah membuka paket wisata ke Korea Selatan bagi wisatawan Indonesia. MHTI rutin membawa wisatawan Indonesia yang penasaran dengan negara yang dipimpin Moon Jae In ini. Selama lima hari lamanya.

“Banyak orang salah kaprah kalau masuk Korea Selatan itu menakutkan, takut tidak bisa keluar, tidak aman karena negara komunis,” kata Adelina

Direktur Adelin Travel, Adelina bersama jamaah di Korea Selatan

Padahal menurutnya anggapan negatif terhadap Korea Selatan tersebut salah. Sebab untuk berwisata ke Korea Selatan itu aman dan sebenarnya tidak sulit.

Memang semua wisatawan yang berkunjung ke Korea Selatan harus menggunakan jasa agen perjalanan tidak bisa sendiri.

Untuk pengurusan visa, Adel juga mengatakan banyak sekali dokumen yang harus disiapkan peserta. Namun, sekian lama dalam pengurusan visa wisawatan Indonesia, Alhamdulillah … dimudahkan berkat bantuan Allah SWT. “Jadi hubungan diplomatiknya tidak masalah,” jelas Adel, perempuan cantik yang aktif juga di bidang sosial ini.

Adelin Travel dan jamaah di Korea Selatan

Biasanya butuh waktu satu bulan untuk proses pengajuan sampai keluar visa Korea Selatan. Sebelum berangkat, pihak dari MHTI akan memberi tahu wisatawan hal apa saja yang boleh dilakukan dan apa saja yang tidak boleh dibawa.

Di Korea Selatan sendiri, ada pemandu tur lokal dan photografer yang akan terus menemani grup wisatawan. Mereka juga akan memberi tahu apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama wisata.

“Operator tur di Korea Selatan mayoritas memang milik negara, jadi sebenarnya sama saja,” kata dia.

Adel mengatakan penting bagi wisatawan untuk mematuhi segala peraturan yang diberikan. Jika tidak bisa wisatawan dan tur dapat dikenakan sanksi.

Ia mengatakan sebenarnya tidak hanya di Korea Selatan, di negara mana saja jika ada peraturan dan dilanggar oleh wisatawan, pasti akan dikenakan sanksi. “Intinya patuhi peraturannya saja,” tutup Adel.

Komentar

News Feed