oleh

Buka Bersama Dengan Ustad Fadlan & Santri-Santrinya

Jakarta — PT Fabila Teknik Sejahtera dan Adeline Travel menggelar buka bersama, Jumat (8/6/2018). Yang diajak buka bersama adalah santri-santri Pondok Pesantren Binaan Ustad Fadlan.
“Ustad Fadlan adalah ustad dari Papua. Beliau meng-Islam-kan orang-orang Papua yang berada di pedalaman untuk masuk Islam,” kata seorang jamaah yang hadir.
Adapun yang hadir dalam buka bersama ini sekitar 70an santri dari pesantren Ustad Fadlan. Ustad Fadlan mendirikan pesantren di kawasan Bekasi. Santri-santrinya juga berasal dari Papua dan lain sebagainya.
“Kami diajarkan untuk menghafal Al Quran dan hadis,” kata santri yang ikut bukber dan sudah hafal 15 juz ini di Jalan Kawi No 40 Guntur, Kuningan, Jakarta Selatan ini.
Pimpinan PT. Fabila Teknik Sejahtera Bapak Soejasmanor mengatakan, kegiatan buka bersama dengan santri-santri pondok pesantren Ustad Fadlan ini sudah berjalan 5 tahun. Mereka sengaha didatangkan dari Bekasi ke Guntur Jakarta.
“Alhamdulillah sudah 5 tahun ini rutin buka bersama dan tarawih bareng dengan Ustad Fadlan dan santri-santrinya. Di sela-sela itu Ustad Fadlan memverikan tausyiah. Harapan kita keberkahan dan ridho Allah SWT,” kata beliau.
Sedangkan Owner Adeline Travel, Ibu Adelina menambahkan apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun. “Kita harus semangat akan menebarkan kebaikan dan kebahagiaan kepada sesama,” tutur Adelina.
Dalam tausyiahnya, Ustad Fadlan mengingatkan akan kemuliaan malam lailatul qadar dan 10 hari terakhir di bulan Ramadan. Menurut beliau, hari-hari terakhir Ramadhan adalah malam-malam tangis sedih bagi hamba-hamba Allah SWT.
“Rabbiy jangan kau haramkan kami dari sekecil-kecilnya anugerahMu di bulan agung ini. Rabbiy kami tak rela berpisah darinya kecuali Kau halalkan bagi kami seluruh anugerahMu yang tersimpan pada setiap kejap di bulan Ramadhan ini, Wahai Yang Maha Memiliki Ramadhan, Wahai Yang Maha Memiliki setiap anugerah sepanjang zaman, wahai Yang Maha Memiliki Kebahagiaan setiap waktu dan masa, Wahai Yang Maha Kekal dan Tunggal sebelum segalanya ada, hingga kesemuanya ada, hingga kesemuanya sirna, wahai Cahaya Keabadian yang menerangi jiwa hamba-hambaNya dengan iman dan kesejukan,.
Terangi jiwa kami dengan Cahaya NamaMu, jadikan NamaMu adalah Nama teragung dalam jiwa kami, Nama yang paling kami rindukan, nama yang paling kami harapkan, Nama yang paling kami dambakan dan cintai,” kata ustad Fadlan.

Komentar

News Feed