oleh

Kadin Bengkulu Rekrut Istri Nelayan Bentuk Sentra Pengelolaan Ikan

BENGKULU – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Bengkulu akan membuat Kawasan Produksi Pengolahan Ikan dengan memberdayakan istri-istri nelayan. Menurut ketua Kadin Bengkulu Wehelmi Ade Tarigan, hal tersebut diharapkan dapat menambah penghasilan menuju kesejahteraan para nelayan.

“Sesuai Paradigma Baru Kadin Indonesia dibawah kepemimpinan Eddy Ganefo yaitu ekonomi kerakyatan. Disini, Kadin Bengkulu akan membina istri-istri nelayan untuk menunjang ekonomi keluarga nelayan. Suami mencari ikan di laut, istri bisa bekerja di pengolahan ikanya,” kata Ade setelah acara Musyawarah Persiapan Pembentukan Kawasan Produksi Pengelolaan Ikan di kawasan perumahan nelayan, Sumber Jaya, Kota Bengkulu, Senin (14/05/2018).

Sentra pengolahan hasil perikanan ini, kata Ade, merupakan salah satu upaya Kadin Bengkulu memperdayaan masyarakat atau istri nelayan dalam pengolahan ikan skala Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Melalui kegiatan pembinaan pengolahan hasil perikanan meliputi pra produksi, produksi hingga pemasaran produk.

Dengan adanya program Kadin ini, Ade menambahkan, akan tercipta lapangan pekerjaan baru. Warga sendiri sangat antusias dengan hal ini, selama ini, istri-istri nelayan hanya duduk-duduk di rumahnya menunggu suami kurang lebih satu minggu melaut atau ibu rumah tangga tanpa penghasilan.

“Mereka semangat dan nyambut baik, lebih kurang 100 warga di perumahan nelayan ikut gembira. Produk yang akan dihasilkan nantinya di antaranya kerupuk ikan, bakso ikan, nugget ikan, serta berbagai produk makanan hasil olahan dari ikan” ujar Ade.

Acara musyawarah ini dihadiri sedikitnya 100 istri nelayan, pengurus Kadin Provinsi Bengkulu, serta Ketua RT (Rukun Tetangga) dan Ketua RW (Rukun Warga) di sekitar kawasan perumahan nelayan, Sumber Jaya, Kota Bengkulu.

Komentar

News Feed